Polresjember.idJEMBER, Promoter Polri dalam Program Quick Wins Renstra Polri Tahun 2015 – 2019 telah menjabarkan Nawacita Nomor 8 dengan agenda “ Polri Sebagi Penggerak Revolusi Mental dan Tertib Sosial di Ruang Publik “ yang di laksanakan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi para anggota Polisi merupakan proses transfer pengetahuan dan keterampilan sekaligus proses pembelajaran berkelanjutan untuk menciptakan Polisi yang profesional, bermoral, modern dan unggul. Disinilah para pejabat utama Kepolisian Resort Jember , Kapolsek Jajaran beserta anggotanya menggelar pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Revolusi Mental di Aula Gedung Bhayangkara Jalan PB. Surdirman Kecamatan Patrang, Jember. Rabu Pagi ( 23/08/2017)

Wakapolres Jember Kompol. Edo Kentriko, SI.K., S.H, M,H pada kesempatan acara pembukaan pelatihan mengatakan bahwa Revolusi mental adalah titik awal batu lompatan dalam menciptakan polisi dan lembaga kepolisian yang baik dan bersih. Dengan menjadikan “bisa merasa” sebagai kekuatan moral, diharapkan seluruh Anggota Polres Jember dapat mendorong dan meyakini bahwa kekuatan moral adalah pilar utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan memiliki kemampuan melakukan kerja-kerja extraordinary (luar biasa).

“ Diharapkan Kita dapat menginspirasi perbuatan-perbuatan yang mencerminkan tertib sosial di ruang publik dalam bentuk aktualisasi pelaksanaan tugas, tetapi sekaligus juga identitas utama yang harus digenggam sebagai perilaku yang memiliki nilai-nilai kepribadian yang harus menjadi teladan, kepada diri sendiri, keluarga, organisasi, dan terlebih kepada kepentingan masyarakat dan bangsa sehingga secara signifikan juga akan memulihkan kembali kepercayaam masyarakat kepada institusi yang kita cintai ini.“ tuturnya.

Wakapolres Jember juga menekankan bagi seluruh anggota dan jajaranya agar senantiasa bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. “ Kita perlu menanamkan pola hidup dengan kesederhanaan dalam kehidupan keluarga, kerukunan dengan masyarakat di lingkungan, tertib hukum, tertib sosial, menghormati dan menghargai hak orang lain, serta menghilangkan tindakan-tindakan tercela yang dapat merusak citra kesatuan “ Pungkasnya ( Red. Humas Res Jember )