Polresjember.idJEMBER,Hati hati jika anda mengunggah atau memposting gambar di status media sosial baik facebook maupun watshapp, jika postingan mengandung unsur ujaran kebencian, maka bisa di pastikan berurusan dengan pihak berwajib.

Seperti yang dilakukan oleh NH (21) warga Sukoreno Umbulsari Jember, gara gara asal ambil gambar dari group watshapp dan di unggah di laman facebook mililnya, Jumat (9/3/2018) NH terpaksa diamankan polisi, hal ini dikarenakan postingannya mengundang tanggapan kontroversi dari netizen.

“Pelaku Sudah kita amankan dan sekarang masih menjalani pemeriksaan satreskrim, hal ini untuk menghindari adanya persekusi atau hal lainnya, karena dampak dari postingannya banyak di kecam netizen, ” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SIK,SH,MH, Jumat (9/3/2018).

Pemuda berinisial NH (21) ini, lanjut Kusworo, telah mengunggah di akun FB bernama Habib Newport sebuah gambar seseorang yang sedang mengencingi gambar diduga bendera merah putih.

Dalam unggahan di akun FB-nya yang dikirim ke group FB Suporter Aremania Aremanita Vs Bonek Bonita, dia memberi keterangan,”Indonesia kok gae tukaran ae…diuyuh i ae (Indonesia kok dibuat pertengkaran saja…dikencingi saja)”, akibatnya banyak dikecam netizen.

Sementara NH saat di wawancarai media mengatakan bahwa gambar tersebut ia ambil dari group dan memposting di laman group fb.

“Gambar itu saya dapat dari group lain dan saya posting di akun fb, namun tidak lama, karena banyak dikecam, gambar tersebut saya hapus,” ujar NH.
Sementara untuk menjerat pelaku, polisi masih melakukan koordinasi dengan cyber crime dan Kemenkominfo.

“Sementara NH kami amankan karena membuat postingan ujaran kebencian dan rawan menimbulkan konflik, sedangkan mengenai UU ITE nya masuk apa tidak, sedang kami koordinasikan dengam cybercrime dan Kemenkominfo,” pungkas Kusworo. (rus/ali/mbah)