Tribratanews Polres Jember :  Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum menjenguk  pasien yang diduga menjadi korban kekerasan seksual di Ruang Rawat Inap Edelwis Rumah Sakit  Dr. Soebandi Jember, Jumat ( 06/12/2019).

Nenek Sumintuk ( 65 ) Warga Dusun Krajan Desa Umbulsari Jember harus menjalani perawatan medis setelah Ia ditemukan tergeletak di atas kasur dengan kondisi luka di lehernya. Rabu ( 4/12/2019).

Didampingi Kasat Intelkam, bersama 2 Orang Polwan Kapolres Jember tiba di RS. Dr. Soebandi sekira pukul 09.10 Wib. Mereka langsung menuju tempat pasien Bu. Sumintuk yang sedang  menjalani  pengobatan medis.

Kedatangan petugas Kepolisian ini untuk melakukan pemeriksaan awal guna kepentingan penyidikan terkait kasus kekerasan seksual yang dialami Nenek Sumintuk.

Tampak Kapolres menyalami dengan hangat. Lalu melihat kondisinya. Naluri kemanusiaannya pun seolah sedang memahami kondisi tekanan pisikologis korban. Dengan hati bergetar, Kapolres mencoba memberikan sentuhan kemanusiaan untuk memberikan  kekuatan atas peristiwa tragis yang dialaminya.

Bukan datang dengan tangan hampa. Mengingat perempuan paruh baya itu tak mampu membayar biaya rumah sakit. Kapolres juga memberikan santunan biaya pengobatan demi  meringankan beban derita yang ditanggungnya.

“ Kami sudah menerima hasil visum dokter, sesuai diagnosa luka sayatan sepanjang 9 cm namun tidak mengenai pembuluh arteri, mengenai otot saja. Insya Allah hari ini korban sudah bisa rawat jalan”, Ujarnya saat di konfirmasi awak media.

“ Kami telah berkordinasi dengan pihak rumah sakit, sesuai Informasi yang kami dapatkan, Pasien Korban karena alasan ekonomi tidak mampu mambayar biaya rumah sakit. Melihat kondisinya yang memilukan seperti ini,  dan   karena  alasan  kemanusiaan,  Pihak Kepolisian akan  menanggung biayanya,”  Imbuhnya.

Lebih lanjut Pihaknya berharap  kasus ini segera menemui titik terang. Dalam keadaan rawat jalan , tentunya akan membantu Polisi dalam melakukan proses investigasi guna mengungkap kasus ini. Sementara saat ini,  Polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku, tutupnya . ( Redaksi- Hadi Poernomo ).