Tribratanews Polres Jember : Sejumlah pembalap liar yang terzaring razia gabungan pada Jumat dini hari (24/01) di Jalan PB Sudirman diperlakukan dengan cara yang berbeda oleh Polisi  Di Jember. Kali ini, Para Pembalap  liar di beri siraman rohani tentang kesadaran tertib berlalu lintas di Gedung Arya Guna Sat Lantas, Jalan Letjen Panjaitan, Sumbersari, Jember.

Rabu (29/01) Dalam kegiatan ini, Polisi menghadirkan orang tua / wali mereka beserta para ulama serta tokoh masyarakat di lingkungan asal para pembalap liar guna mendapatkan arahan ketertiban lalu lintas dan bahaya balap liar.

Kasat Lantas AKP. Edwin Nathanael, S.I.K menjelaskan bahwa upaya ini merupakan tindak lanjut  dari hasil razia gabungan yang menyasar aktifitas balap  liar. “ Jumat malam, Kami mengamankan 54 Unit Sepeda motor dalam kegiatan operasi aksi  balap liar yang dirasakan cukup meresahkan masyarakat”, ujarnya.

Menurutnya, balap liar sangat  berbahaya dan bisa mengancam nyawa. Resiko seperti ini harus dihindari. “ Untuk itu Kami mengambil langkah-langkah  pencegahan sedini mungkin , salah satunya dengan tausiah tertib berlalu lintas sehingga perbuatan yang merugikan masa depan mereka dapat dihindari”, tegasnya.

Selain memberikan Tauziah, pada kesempatan tersebut para pelanggar didampingi orang tuanya boleh mengambil kendaraan dengan syarat membawa surat – surat kendaraan. “Ini merupakan pendekatan humanis kepada masyarakat, dengan meningkatkan kesadaran kepada anak dan masyarakat,” Imbuh Edwin.

Pihaknya juga  akan  selalu berkoordinasi dengan sekolah, perguruan tinggi dan sebagainya, agar bisa memantau dan memberikan arahan. Harapannya,peran dari semua pihak agar bersama-sama menjaga sopan santun berlalu lintas dan tidak ada lagi aksi balapan liar di wilayah  Jember.

“ Saya bukan orang Jember, tapi saya cinta Jember. Jangan kotori  dengan aksi balap liar dan hal-hal lain yang tidak bermanfaat. Tujuannya,  Jember kedepan lebih baik, dan masyarakat juga merasa nyaman”, pungkasnya. ( Red. Hadi @ Humas Res Jember ) .