Tribratanews Polres Jember : Muspika Kecamatan Arjasa Pemerintah Kabupaten Jember,  akan berupaya mensterilkan akses masuk mobilisasi warga dari luar daerah ke wilayahnya. Upaya itu diyakini bisa menjadi satu di dari berbagai langkah untuk cegah tangkal penyebaran Covid 19.

Dalam Aksi Cekal atau Cegah Tangkal Penyebaran Covid 19, Jajaran Kepolisian Sektor Arjasa Polres Jember menyiapkan 1500 Liter Disinfektan. Kendaraan umum dan pribadi yang melintas di Jalan Raya Jember – Bondowoso dilakukan sterilisasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Sejak Rabu Pagi (01/04), Angkutan umum yang melintas diarahkan untuk masuk ke area terminal. Di sana kendaraan maupun pribadi disemprot cairan disinfektan. Adapun para penumpang dan pengemudinya diperiksa suhu tubuhnya lalu masuk ke bilik antiseptik satu persatu, kemudian mereka diminta mencuci tangan.

Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki, SH mengatakan peningkatan pengawasan keluar-masuk orang dari dan ke wilayah Kecamatan Arjasa sebagai langkah antisipasi bakal terbawanya virus covid-19 oleh masyarakat yang kontak dengan masyarakat dari zona merah covid-19. Pengawasan difokuskan di titik-titik terminal sekaligus bila dibutuhkan Jajarannya siap membackup di  wilayah perbatasan.

“Kami akan lakukan pengawasan melekat. para Bhabinkamtibmas di 6 Desa akan ditugaskan khusus untuk mencermati orang yang  masuk dari luar daerah terutama zona merah ke beberapa wilayah di Kecamatan Arjasa . Kita sterilkan orang-orang yang masuk dan juga kendaraannya,” kata Eko Basuki saat dikonfirmasi di Mapolsek Arjasa, Kamis Siang (02/04).

Menurutnya, deteksi dini pada warga yang dicurigai membawa virus covid-19 karena interaksi sosial di Zona Merah perlu dilakukan mengingat sifat penyebarannya sangat cepat. “Semoga upaya ini bisa menurunkan angka resiko penularan kasus Covid 19. Kalau sudah masuk Jember, akan lebih sulit lagi, karena sulit terdeteksi keberadaan orangnya,” tegasnya. (Humas Arjasa)