Tribratanews Polres Jember : Berbagai momen suasana tangis haru, tawa bahagia hingga ungkapan terima kasih mewarnai penyambutan kedatangan AKBP. Alfian Nurrizal, S.H,S.I.K, M.Hum di Kantor Koperasi Ketajek Makmur Desa Pakis Kecamatan Panti, Jember. Sabtu Siang ( 28/12/2019).

Tepat Pukul 10.00 Wib, rombongan Pejabat Utama Polres Jember bergerak dari Mapolsek Panti. Mereka mengendarai Kendaraan Trail menyusuri jalan bebatuan yang masih basah bekas disirami hujan. Perjalanan memasuki kawasan Ketajek melewati jalan berliku menanjak tajam. Di Tepian hutan berjajar hamparan pohon dan semak belukar hijau alam perbukitan. Sesekali menjumpai aliran sungai jernih menyuguhkan pemandangan yang masih alami.

Perjalanan yang tak membosankan, membius rasa lelah hingga membuat tertantang orang nomor satu Kepolisian di Jember untuk menjelajah hutan hingga tiba ke tujuan.
Ratusan orang warga berpakaian hitam bergambar sosok AKBP. Alfian Nurrizal yang bertuliskan slogan ” Jegeh Apike Jember ” terlihat memadati wilayah kehandran besaran. Dari wajah mereka tergambar sebuah cita-cita yang lama terpendam.

Mereka sedang menunggu kedatangan rombongan Polres Jember untuk bersama-sama merayakan Tasyakuran. Ini merupakan sebuah penanda sejarah yang ingin diluapkan dalam bentuk rasa syukur dan doa bersama. Kerena, butuh melampaui waktu hampir seperempat abad bagi rakyat ketajek untuk berjuang dengan keringat dan air mata agar dapat menyelesaikan persoalan sengketa tanah ketajek antara ahli waris, Pihak PDP dan Koperasi Ketajek Makmur.

Entah sampai kapan cita cita mencapai pada titiknya, namun demikian hal itu tak terlepas dari peran penting AKBP. Alfian Nurrizzal yang telah membantu mereka memberikan secercah harapan. Bukan hal mudah untuk menemukan solusi dari sebuah persoalan yang panjang, rumit dan berliku. Namun ternyata lewat kepiawaian sosok Kapolres Jember, penyelesaian persoalan tanah ketajek berujung pada sebuah titik temu .

Rasa haru tak terelakkan, saat pria rupawan Lulusan Alumni Akpol 2000 tiba di lokasi. Tampak, seorang pria paruh baya berlari kecil mendatangi Kapolres Jember. Sejenak Ia menatap dengan sorot mata ber kaca-kaca. Lalu, Ia tak segan memeluk erat Kapolres. Melepaskan pelukan hanya untuk sekedar memandang kembali. Isak tangis yang tertahan pun pecah.

“ Kami masyarakat ketajek tidak bisa membalas kebaikan bapak, hanya bisa mendoakan bapak. Ini adalah sejarah yang tidak Kami lupakan. Kami belum bisa membanggakan , mudah- mudahan Allah yang membalas nasib baik Bapak sebagai pengabdi bangsa dan Negara yang mampu  melindungi dan melayani masyarakat’, Ungkap Tukimin Tokoh Masyarakat Ketajek.

Sementara itu Kapolres Jember mengaku terharu dan tersanjung atas penyambutannya. Menurutnya, Desa Pakis memiliki sumber daya alam yang melimpah. Ini adalah hak yang seharusnya di nikmati oleh petani dan rakyat setempat. Hal ini yang harus bisa di rasakan masyarakat.

“ Saya adalah Polisinya Rakyat, Saya ini digaji oleh Rakyat, maka Saya wajib berbakti kepada masyarakat,” Tegas Kapolres.

“ Disini Kita lihat, masyarakat begitu membutuhkan kehadiran Polisi, tentunya Kita harus mampu memberikan problem solving sehingga masyarakat bisa merasakan hidup yang aman, tentram, sejahtera dan lebih bahagia lagi,” pungkasnya. ( Red. Hadi Humas Polres Jember ).