Polres Jember News :Puncak Event kampanye Milenial Road Safety Festival (MRSF) yang di gelar oleh Polres se- Tapal Kuda, di pusatkan di alun-alun Jember yakni meliputi Lima Polres diantaranya Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, serta dihadiri oleh sekitar 35 Siswa siswi dari lima Kabupaten dan masyarakat Jember. Minggu (24/2/2019)

Tak hanya melaksanakan kegiatan MRSF itu saja. Polres Jember juga melaunching layanan berbasis digital atau sistem Online yang di beri nama SIMPEL yaitu Sistem Managemen Pelayanan Terpadu.

Kapolres Jember Kusworo Wibowo SH., S.I.K., MH menyampaikan. Dilaunchingnya aplikasi SIMPEL ini, bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, seperti laporan kehilangan, izin keramaian, mengurus SKCK sampai pada layanan bantuan Pengawalan, dan aplikasi SIMPEL bisa di akses melalui aplikasi We Are milik Polres Jember.

“Layanan yang kami beri nama SIMPEL ini untuk memudahkan masyarakat, memudahkan dalam hal ini selain masyarakat tidak perlu antri, waktu yang diperlukan juga semakin ringkas, jika mengurus SKCK dengan datang secara langsung membutuhkan waktu 20 menit, dengan menggunakan aplikasi ini cukup 3 menit,” kata Kapolres Kusworo

Kapolres Jember mengatakan, untuk masyarakat yang ingin menggunakan aplikasi ini, yang harus disiapkan adalah dokumen KTP dan surat keterangan lain yang dibutuhkan, seperti contoh pengajuan SKCK yang membutuhkan keterangan bebas narkoba, warga tinggal memfoto KTP dan Surat keterangan bebas narkoba dari Laboratorium, kemudian di upload.

Lanjut Kusworo, jadi untuk warga yang ingin mengurus SKCK misal seperti keterangan bebas narkoba, warga tinggal foto KTP dan Surat dari lab, untuk di upload, nanti ada petugas yang standby di Mapolres yang akan melakukan ferivikasi, jika data benar, maka warga akan menerima balasan berupa token, dan token itu nanti yang ditunjukkan ke petugas saat mengambil SKCK,” ungkapnya.

Mengenai biaya, Kusworo mengatakan biaya sesuai yang tertuang di informasi dan dibayar saat mengambil surat.

“Untuk biaya SKCK memang ada ketentuan biaya sebesar 30 ribu, dan ini nanti akan dibayarkan saat warga mengambil SKCK, tapi kalau laporan kehilangan tidak ada biaya sama sekali, alias gratis,” pungkasnya. (PJ)