Polres Jember News : Misdar (60) Seorang petani asal Dusun Surahpinang Desa Tamansari Mumbulsari Jember harus menyesali nasibnya, hal ini karena petasan yang diproduksinya menyebabkan ia harus berpisah dengan keluarganya untuk beberapa tahun, karena tindakan melanggar hukum yang dilakukannya terungkap jajaran Polsek Mumbulsari Jember saat menggelar operasi pemberantasan penyakit masyarakat.

“Kami mengamankan pelaku setelah ada informasi dari warga kepada anggota kami yang sedang patrli kalau pelaku selama ini memproduksi petasan dan melayani pesanan, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar, sehingga kami menggeledah rumah pelaku, bahkan saat kami datang ke rumahnya pelaku sedang memproduksi petasan,” ujar Kapolsek Mumbulsari AKP. Heri Supadmo, SH, Selasa, (5/6/2018).

Dari rumah pelaku, polisi pelaku sendiri berhasil mengamankan barang bukti Gelondongan (selongsong) yang belum ada isinya atau belum siap ledak ukuran besar dan kecil sebanyak 3 dus atau karton, untuk jumlah yang siap ledak ada 7 (tujuh) gelondong, bahan baku mercon antara lain 1 (satu) sak belerang warna kuning dengan berat sekitar 10 kg, 2 (dua) bungkus black powder, 1 (satu) gelangsing arang yang sudah ditumbuk, 4 (empat) lembar masing-masing 1(satu) meter bahan baku sumbu mercon, 1 (satu) buah batu sebagai alas membuat mercon, 1(satu) lembar papan panjang 50 cm dengan lebar 20 cm untuk alas penggulung, Satu buah lem, Timbangan, dan Bambu sebagai alat penggulung kertas.

“Pelaku kami jerat dengan pasal pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 tahun 1951 tindak pidana tanpa hak membuat, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan dan mempergunakan bahan peledak yg digunakan untuk membuat petasan (obat mercon),” pungkas Kapolsek. (rus/red)