Tribratanews Polres Jember -Kepolisian Sektor Arjasa Polres Jember , Jawa Timur, menangkap 3  orang komplotan pengedar ratusan butir pil koplo berlogo Y di Wilayah Kecamatan Arjasa, Jember. Kamis (19/03/2020).

Hasil penyelidikan polisi menyebut komplotan ini telah melakukan transaksi jual beli  dan mengedarkan pil koplo di Sejumlah Wilayah Hukum Polsek Arjasa. Hanya butuh 2 Jam bagi Petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Arjasa untuk   mengamankan 3 Orang Tersangka sekaligus.

Ketiga tersangka tersebut adalah AF (31) dan HB (25), keduanya merupakan pemuda pengangguran asal Dusun Bendelan Desa Darsono Kecamatan Arjasa. Sedangkan satu orang Pelaku lain yaitu ME (30), Kuli Bangunan yang tinggal di Dusun Rajian Desa Jatia Kecamatan Pakusari, Jember.

Kapolsek Arjasa AKP. Eko Basuki, SH mengatakan pengungkapan kasus komplotan pengedar obat keras berbahaya, berawal dari  laporan dari masyarakat Desa Darsono bahwa sering terjadi transaksi mengedarkan obat terlarang.

” Dari hasil penyelidikan Kami di lapangan ternyata informasi itu benar. Dalam Pengungkapan kasus sebelumnya, Anggota Unit Reskrim telah melakukan penangkapan Saudara W yang kedapatan menyimpan 2 Bungkus  Pil Berlogo Y. W mengaku membeli 9 Butir Pil  tersebut dari Tersangka AF senilai Rp. 10.000,-, Kata Kapolsek.

Sejak ditangkap Kamis Sore sekitar pukul 15.10 Wib, pada pukul 16.15 Wib Petugas bergerak cepat dan berhasil menangkap Tersangka AF di rumahnya. Dari tangan FA, Polisi mengamankan barang bukti 32 Butir Pil Berlogo Y yang dibungkus kertas rokok warna coklat.

” Dari Pengakuan Tersangka AF ini, Kami melakukan pengembangan dan selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di Rumah Tersangka HB selaku penjual Pil ke Pelaku AF. Di TKP Rumah HB, Kami berhasil mengamankan 445 Butir Pil Berlogo Y yang ditemukan di Panci dalam Dapurnya”, terangnya.

Salah satu dari 3  orang pelaku itu adalah ME yang menjual barang bukti 445 butir Pil Berlogo Y kepada HB. Menurut keterangan HB, Ia mendapatkan barang haram tersebut dari Saudara EF . Dalam kasus ini, total barang bukti yang disita Polisi berupa 2 Bungkus Kemasan Plastik berisi  butir pil logo Y sebanyak 477 butir

” Saat ini EF masih dalam pengejaran anggota Kami(Red. DPO). Perbuatan EF sangat meresahkan masyarakat Arjasa, EF jugabdiketahui merupakan residivis perkara jambret”, Pungkasnya. (Red. Humas Arjasa)