Polresjember.idJEMBER, Kunjungan Tim Independent terdiri dari Kemenpan Reformasi Birokrasi RI ke Mapolres Jember Selasa (27/3/2018) yaitu Deputi Menpan RB Moh. Yusuf Ateh, Penasehat Presiden meliputi Prof. Dr. Eko Prasojo, Prof. Dr. Tjipta Lesmana dan Prof. Dr. J.B Kristiadi, dari Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Mabes Polri Irjen Pol. Bambang Sunarwibowo dan Brigjen Pol. Ashi Prawoto serta staf Kemenpan RB, menilai Polres Jember sebagai Polres terbaik dari beberapa polres yang sudah dikunjungi oleh Tim Independent tersebut. Penilaian ini diungkapkan Prof. Dr. Tjipta Lesmana saat mendengar pemaparan Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo.

Dalam kunjungan lanjutan terhadap Polres yang mendapat predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tim Independent ingin memastikan bahwa apa yang diraih polres tersebut, tidak semata-mata karena penilaian saja, tapi juga fakta yang ada di lapangan.

“Kunjungan kami ke Polres Jember sebagai juara WBBM, hanya ingin memastikan, bahwa apa yang disematkan terhadap Kapolres dalam meraih predikat tersebut benar-benar diterapkan, dan saya lihat disini ternyata memang bagus, bahkan saya jarang mengungkapkan penilaian secara langsung terhadap polres yang saya kunjungi, tapi untuk Polres Jember saya berani memberi nilai sebagai polres terbaik dari 4 polres yang sudah kami kunjungi,” ujar Prof. Dr. Tjipta.

Dihadapan media, Prof. Dr. Tjipta Lesmana juga meminta agar media benar-benar menyajikan berita yang objektif terhadap kinerja polisi, kalau memang polisi itu berprestasi dan memiliki integritas, beritakan apa adanya, jangan ditutup-tutupi maupun di tambahi.

“Kalau memang kinerja polisi baik, ya harus diberitakan baik, jangan dikesampingkan nilai plus polisi, di Jakarta, saya melihat banyak polisi yang berprestasi, tapi media tidak mau memberitakan prestasi seperti ini, justru banyak berita yang ‘menyerang’polisi,” ujar Tjipta.

Sementara Deputi Kemenpan RB RI Moh Yusuf Ateh saat mendampingi Prof. Dr. Tjipta Lesmana mengatakan, jika polisi dekat dengan masyarakat, tentu akan banyak prestasi yang diraih, karena yang menilai kinerja polisi adalah masyarakat.

“Saya yakin kalau Polres atau polisinya bisa dekat dengan masyarakat, kinerjanya pasti baik, karena yang menilai kinerja kepolisian adalah masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan Tim Independent di Jember ini sendiri di awali dengan mengunjungi pelayana kantor Satpas Satlantas Polres Jember, Tim melihat secara langsung pelayanan Satlantas dalam pembuatan SIM, bahkan di kantor korps sabuk putih ini, Tim Independent mengacungi Jempol dengan adanya ruang baca yang ada di pojok ruang tunggu.

“Ini sudah bagus ada perpustakaan untuk masyarakat yang menunggu, meski sudah bagus masih ada yang kurang, agar lebih bagus lagi, harus disediakan arena untuk anak-anak, karena tidak jarang masyarakat yang mau mengurus SIM bersama keluarga dengan membawa anaknya,” ujar Prof. Dr. Tjipta Lesmana. (rus/red)