Polres Jember News : Usai penetapan hasil sidang isbat penentuan awal Bulan Ramadhan 1440 H. Polres Jember menggelar patroli skala besar menyasar tempat-tempat hiburan malam di Wilayah Kota Jember, Minggu Malam (05/05/2019).Patroli Skala Besar dalam rangka cipta kondisi kamtibmas Awal malam Bulan Ramadhan melibatkan 1 SSK Personil Polres Jember, 1 SST Personil Kodim 0824 Jember, 1 SST Personil Satpol PP Pemkab dan Kejaksaan Negeri Jember.Tidak hanya itu. Sejumlah pimpinan dan anggota organisasi masyarakat (ormas) Islam juga ikut serta dalam Patroli Skala Besar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jember. AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H. Di antaranya adalah MUI Cabang Jember, PCNU Jember, Banser Anshor, dan FPI Jember.Tempat hiburan yang disasar dalam sidak malam yakni tempat hiburab karaoke Happy Puppy, H20, Evergreen, Star, TNT, dan Oasis.Kapolres Jember AKBP.Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H mengatakan bahwa tujuan sidak adalah untuk memastikan kesepakatan bersama antara pihaknya dengan para pengusaha lokasi hiburan di Jember sepekan sebelum Ramadhan, berjalan.Kesepakatan yang dimaksud yakni, para pengusaha tempat hiburan di Jember ikut menjaga ketertiban selama Bulan Ramadhan dengan menutup sementara usahanya selama Ramadhan.”Kesepakatannya tempat usaha ditutup sejak malam ini hingga H+3 Lebaran,” ujar Kapolres yang didampingi Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar dan pimpinan ormas Islam.Hasil monitoring ke sejumlah lokasi hiburan yang disasar dalam patroli skala besar di pusat kota malam ini dinilai telah menjalankan kesepakatan.”Semuanya komitmen,” tuturnya.

Sementara, untuk tempat hiburan yang berada di wilayah lain, khususnya di desa-desa akan ditangani oleh pihak polsek dan koramil.

Kapolres Jember kembali menegaskan bahwa bagi tempat hiburan yang nekat membuka usahanya pada Bulan Ramadhan akan menanggung resikonya.”Mereka bisa tidak diperpanjang perijinan usahanya,” tegasnya.Dia juga menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat tidak melakukan razia sepihak terhadap tempat hiburan yang melanggar kesepakatan selama Ramadhan. “Jika mengetahui ada yang tetap buka, laporkan saja kepada kami agar kami atasi,” tandasnya. ( Humas Jember )