Polres Jember News : Awal Bulan Ramadhan ini pelaku terbilang nekat untuk membuat dan menjual petasan. Pelaku berinisial S (39) warga Krajan, Karangpring, Sukorambi ini terancam lebaran Idul Fitri di penjara. Maksud hati ingin mencari penghasilan namun pelaku keburu ditangkap polisi.

“Ulah pelaku ini di hendus petugas yang akhirnya langsung kami amankan di Polres Jember,” jelas Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo saat menggelar press conference di Mapolres Jember, Jumat, (18/5/2018).

Pelaku mengaku petasan tersebut ia dapatkan dari seorang temannya 4 bulan lalu. Kemudian ia simpan, untuk dijual kembali pada bulan ramadhan ini. Barang bukti puluhan petasan yang diamankan Polres Jember memiliki diameter bervariasi, yang saling diikatkan atau direnteng dengan diameter 1 cm petasan, dengan serangkaian 75 petasan lain yang diikatkan dengan petasan yang besar dengan diameter 3 cm.

“Kepada masyarakat saya minta untuk tidak menjual atau menyalakan petasan baik saat Ramadhan maupun lebaran, karena jika ini tetap dilakukan sama saja ingin berlebaran di penjara,” ujar Kapolres.

Karena perbuatanya pelaku dijerat dengan UU Darurat RI no. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (rus/ali/mbah)