Polres Jember News : Peristiwa teror bom yang melanda Surabaya, Riau dan beberapa daerah di Indonesia belakangan ini, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Umbulsari bersama dengan jajaran Polsek Umbulsari menyikapi hal ini dengan menggelar diskusi dan membahas bersama isu-isu yang berkembang terkait terorisme di Indonesia.

Acara yang digelar Mako Polsek Umbulsari ini diprakarsai oleh Kapolsek AKP. Sunarto dengan mengundang perwakilan dari tokoh beberapa agama yang memang ada di wilayah kecamatan Umbulsari, diantaranya, KH. S. Mustaqim selaku ketua FKUBUmbulsari, Fajar Hari P. Perwakilan Pendeta GKJW Sidorejo, dan Ponimin perwakilan dari agama Hindu.

“Kami sengaja mengundang sejumlah tokoh dari perwakilan masing-masing agama yang ada di Umbulsari, selain untuk bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama, hal ini juga untuk menciptakan situasi kamtibmas di Umbulsari tetap terjaga, baik umat minoritas maupun mayoritas sama-sama saling membantu dan menjaga kesatuan,” ujar Kapolsek Umbulsari AKP. Sunarto, Senin, (21/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut seluruh yang hadir memiliki sikap yang sama yaitu mengecam dan mengutuk keras aksi teror bom yang terjadi di Surabaya, bahkan KH. S Mustaqim selaku ketua FKUB Umbulsari mengatakan bahwa Umbulsari miniatur keberagaman dan kerukunan umat beragama yang ada di Jember, hal ini bisa dilihat saat perayaan hari besar keagamaan di Umbulsari.

“Umbulsari ini miniatur dan jadi contoh kerukunan lintas agama, seperti pada saat umat Hindu menggelar perayaan Ogoh-Ogoh, maupun saat perayaan keagamaan umat Kristen, kami bersama anggota Banser bersama-sama membantu menjaga pengamanan, hal ini menunjukkan kalau toleransi umat beragama di Umbulsari cukup baik,” ujar KH. S. Mustaqim

Acara ini sendiri di tutup dengan doa sesuai dengan kepercayaan masing-masing. (rus/red)