Tribratanews Polres Jember : Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H,S.I.K, M.Hum menyatakan akan menanggung biaya perawatan  Korban mahasiswa buntut terjadinya aksi dorong pada saat berlangsungnya Aksi Damai menuntut Pembentukan Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) dan Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR), di depan Kantor Pemkab Jember. Selasa Siang (15 /10/ 2019 ).

“ Kami akan menanggung segala pembiayaan pengobatan mahasiswa yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit , Ucap Kapolres Jember seperti dikutip Humas Polres Jember, usai menjenguk Korban di Rumah Sakit Umum Daerah Kaliwates.

Saat melakukan kunjungannya, Kapolres Jember mengecek langsung kondisi kedua korban yang sedang menjalani perawatan dokter . Dan pihaknya akan memantau terus kondisi pasien selama penanganan medis dan akan tetap memfasilitasi aspirasi Mahasiswa PC PMII Jember.

Awalnya Unjuk Rasa 200 Orang Mahasiswa PC PMII berlangsung kondusif. Sebelum melakukan Long March ke Pemkab Jember, mereka sempat melakukan orasi di Depan Gedung DPRD Jember.

Setelah di temui langsung Pihak Komisi A DPRD Jember, Peserta aksi melanjutkan long march menuju Kantor Pemkab dengan pengawalan melekat Pasukan Pengamanan Polres Jember.

Didepan Kantor Pemkab,  Unjuk rasa  dilakukan dengan orasi dan aksi theatrikal. Peserta aksi menuntut untuk ditemui Bupati Jember terkait persoalan agraria di Wilayah Jember yang belum ada tindak lanjut dari Bupati.

Suasana sempat tegang tatkala tuntutan untuk Bupati menemui Peserta Aksi tidak dapat dilakukan sehubungan Bupati tidak ada. Peserta aksi mulai berteriak agar mereka bisa masuk ke dalam Kantor Pemkab.

Peserta aksi mulai mencoba merangsek masuk menembus barikade Polisi. Namun petugas Kepolisian yang berjaga mengamankan jalannya aksi itu tetap bertahan dan tak mengindahkan keinginan peserta aksi masuk pintu gerbang Kantor Pemkab.

Aksi dorong mendorong pun tak terelakkan. Buntut terjadinya aksi dorong tersebut, terdapat mahasiswa yang jatuh pingsan karena pada waktu bersamaan kondisi terik matahari yang sangat panas.

“ Kami sebelumnya telah mengantisipasi aksi damai ini dengan menyiagakan 400 Personil Pengamanan. Diantaranya 1 Peleton dalmas Polwan yang menyampaikan himbauan melalui poster pesan humanis sambil membagikan minuman dan permen untuk peserta aksi , Ujar Kabagops Kompol. Harwiyono, S.H saat dikonfirmasi di Mapolres. “

“ Selain itu kami juga telah menyiapkan 1 Unit Ambulance berikut Tim Medis dari Urkes Polres Jember guna mempercepat penanganan medis bila ada korban dari kedua belah pihak, Imbuhnya “.

Usai terjadi aksi dorong mendorong tersebut, 8 Orang perwakilan peserta aksi diperkenankan untuk masuk ke Kantor Pemkab lalu ditemui Asisten I Pemkab, Kabakesbangpol dan juga didampingi Kapolres Jember .

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Jember berusaha menghubungi Bupati Jember melalui sambungan telepon namun tidak mendapatkan tanggapan.

Meskipun suasana sempat tegang, namun aksi mahasiswa PC PMII dapat berakhir dengan kondusif. Selanjutnya peserta aksi meninggalkan Pemkab Jember dan membubarkan diri dengan tertib. ( Red. Hadi _ Humas Polres Jember ).