Polres Jember News : Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018 yang akan digelar 27 Juni mendatang mulai memasuki tahapan pendistribusian logistik pilkada dari KPU kabupaten ke petugas pemilihan kecamatan (PPK). Rabu (20/6/2018) KPUD Jember mulai mendistribusikan logistik pilkada secara bertahap dengan pengawalan ketat dari jajaran Polres Jember.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH, yang turun langsung dan ikut melakukan pengawalan mengatakan, jajaran Polres Jember dalam pendistirbusian logistik pilkada menerjunkan personelnya untuk berjaga di setiap PPK dengan senjata lengkap.

“Selama logistik pilkada disimpan di tiap PPK, kami menerjunkan 50 personel yang terbagi tiga shift untuk menjaganya. Setiap shift ada 3 personel polisi dengan senjata lengkap dan petugas dari PPK. Nanti personel kepolisian akan kami tambah ketika logistik pilkada didisribusikan ke masing-masing desa, sehingga dokumen negara ini benar-benar aman sampai pelaksanaan pilkada nanti,” ujar kapolres.

Kapolres menambahkan, pengawalan dan pendistribusian tidak hanya saat di PPK, tapi dimulai saat logistik pilkada keluar dari gudang KPUD Jember yang ada di Jl Imam Bonjol Kaliwates hingga ke tiap-tiap PPK.

“Pengawalan dan pengawasan logistik pilkada ini kami berlakukan secara ketat dan berlapis. Selain ada petugas di masing-masing PPK, kami juga menerjunkan pamen Polres Jember yang bertanggung jawab memantau di seluruh PPK. Setiap 3 sampai 4 PPK, akan ada 1 pamen yang melakukan pengawasan dan kontrol,” tambah kapolres.

Selain melakukan pengawasan dan pengawalan, kapolres juga mengecek setiap tempat di gudang penyimpanan yang ada di PPK, mulai dari atap, gembok dan juga pos tempat penjagaan.

“Kami juga memastikan atap tempat penyimpanan logistik pilkada jangan sampai bocor. Begitu juga dengan gembok. Kami juga memerintahkan petugas untuk siaga 24 jam. Kalau ada yang punya keperluan pribadi seperti makan maupun ke kamar kecil, harus gantian. Jangan sampai tidak ada petugas. Jika lalai, kami tak segan-segan untuk memberikan sanksi,” tandas kapolres. (rus/red)