Polres Jember News : Kamis pagi (20/09/2018), Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H memimpin Press Conference hasil ungkap kasus selama digelarnya Operasi Kewilayahan Sikat Semeru 2018 diwilayah hukum Kabupaten Jember.

Selama 12 Hari, terhitung mulai tanggal 05 S.d 16 September 2018, Polres Jember berhasil mengungkap 89 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 113 Orang. Dalam pelaksanaan operasi ini Polisi memfokuskan pada pengungkapan kasus- kasus yang meliputi kejahatan curas/ begal, curat, curanmor, penyalahgunaan sajam dan senpi, debt colector serta beragam tindak kejahatan jalanan ( Street Crime).

Selain itu, sejumlah barang bukti hasil operasi juga berhasil diamankan petugas, diantaranya : Ranmor R6 : 1 Unit Truck, Ranmor R4 : 1 Unit Mobil Grand Max Warna Hitam, Ranmor R2 : 22 Unit Sepeda Motor, Hewan : 3 Ekor Ayam Jantan Jenis Bangkok, Handphone : 22 Buah dan 10 Dossbook, Sajam : 14 Pisau, 19 Clurit dan 2 Parang, Senpi : 1 Buah Senapan Angin Kaliber 6,5 MM Plus 15 Peluru, Kunci T : 4 Buah, berikut barang-bukti sarana dan hasil kejahatan lainnya.

Dihadapan para awak media cetak dan eletronik yang hadir di Mapolres Jember pagi ini, AKBP. Kusworo Wibowo menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan jelang Operasi Mantap Brata 2018. Operasi Kewilayahan yang dilaksanakan Polres Jember dan Polsek Jajarannya ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas khususnya kejahatan jalanan guna menciptakan situasi yang kondusif jelang pelaksananaan pengamanan tahapan Pemilihan Umum Tahun 2019.

” Kami konsentrasi pada pengungkapan kasus kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Alhamdulillah, Dari 113 Tersangka, 15 Orang diantaranya adalah hasil pengungkapan Kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Jember beserta jajarannya. ( Red. Hadi )