JEMBER – Terkaitberkembangnya isu percobaan penculikan yang terjadi di SDN Jember lor 1 Patrang Jember melalui broadcast whatsapp dan media sosial, Selasa 18/02/2020

Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono SIK,MSI melalui kasat Reskrimnya AKP. Yadwavina Jombo Qontas menegaskan bahwa itu tidak benar.
Laki laki yang diduga sebagai pelaku percobaan penculikan tersebut sebenarnya adalah wali murid dari salah satu murid di SDN Jember lor 1 dan berinisial HR. Hal ini disaksikan oleh saudara Suyitno selaku satpam di SDN Jember lor 1,dimana setiap harinya HR tersebut memang mengantar jemput salah satu murid di SDN Jember lor 01.

HR yang suka menyapa dan sering akrab dengan teman teman cucunya dengan cara saling tegur sapa,tepuk pundak atau adu tangan (TOS) disaat menjemput cucunya pada hari Selasa 18 Februari 2020,HR berpapasan dengan G,J dan A di halaman sekolah dan HR menepuk pundak salah seorang anak tersebut dengan maksud menyapa. Dikarenakan kaget dan merasa tidak kenal,G,J dan A lari ketakutan karena terbayang akan diculik kemudian melaporkan pada wali kelasnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut kasat Reskrim menghimbau :
– Agar bijak dalam menggunakan media sosial ( saring sebelum share )
– Waspada terhadap isu isu yang belum jelas kebenarannya.