Tribratanews Polres Jember : Langkah  preventif dan edukatif sebagai upaya pendisiplinan masyarakat guna menekan laju penyebaran Corona Virus Disease 2019 ( Covid -19 )  gencar dilakukan secara sinergis oleh Jajaran Muspika Kecamatan Arjasa Kabupaten  Jember.

Sosialisasi Implementasi  Inpres No. 6  Tahun 2020 digelar bergandeng tangan bersama kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat , salah satunya  termasuk para kader Posyandu. Mereka diajak untuk menyuarakan program pendisiplinan protokol kesehatan pencegahan covid 19 di Lingkungan Masyarakat. Para Kader Posyandu Dan dukun bayi di Desa Kamal Kecamatan Arjasa pun diajak mengambil peran dan berpartisipasi sebagai agensi lokal pemberdayaan masyarakat.

Kamis Pagi (27/08/2020) Camat Arjasa Ir. Herwan Agus mengatakan gerakan sosialisasi pendisiplinan masyarakat  berisi empat pesan penting, yakni, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Mumpung kita berkumpul di sini, Kami mengajak seluruh Kader Posyandu dan Dukun Bayi Kecamatan Arjasa menjadi contoh dan tauladan bagi warga sekitarnya  untuk patuh dan disiplin mengikuti anjuran pemerintah,” ucapnya.

Camat Arjasa berharap, para kader Posyandu dan dukun bayi dapat menyebarluaskan informasi tentang pendisiplinan masyarakat di era daptasi kebiasaan baru, terutama di wilayah pedesaan.

“Ada beberapa cara mengantisipasi penyebaran Corona, diantaranya mengonsumsi makanan bergizi, cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker saat sakit dan tutup wajah dengan lengan saat batuk atau bersin. Segera periksa jika memiliki gejala demam, batuk, pilek dan sesak nafas. Periksakan ke Puskesmas terdekat,” beber Camat Arjasa.

Senada dengan yang diungkapkan mantan Kabaghumas Pemkab Jember, Kapolsek Arjasa Iptu. Adam,SH menegaskan upaya pencegahan terhadap penularan Covid-19 membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat, serta memohon pertolongan  kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“ Kita tidak tahu pandemi Covid-19 ini akan berlangsung sampai kapan. Sebab belum ditemukan vaksin yang tepat untuk virus ini. Karena itu, selama belum ada vaksin untuk Covid-19, maka vaksin yang paling ampuh adalah disiplin. Yaitu, disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” Pungkasnya. ( Humas Arjasa )