Tribratanews Jember : Seorang emak -emak di Jember kembali ditangkap Polisi. Berdalih menafkahi untuk bertahan hidup, Siti Ulfa ( 32 Th ) nekat nyambi bisnis haram  jadi pengedar sabhu- sabhu. Penangkapan kedua kalinya Warga Dusun Langsepan, Desa Rowo Indah, Kecamatan Ajung, tersebut dilakukan Jumat (5/7/2019) siang.

Dari tangan Tersangka, Polisi berhasil mengamankan 1 paket sabu dengan berat 1,6 gram, 1 set alat hisap atau bong, 2 buah pipet kaca, 1 buah skrop dari sedotan, 1 unit Handphone dan uang tunai sebesar 2 juta 150 ribu rupiah.

Sebelumnya Satreskoba Polres Jember juga menangkap Fahrul Ulum (32) warga Dusun Lor Gunung, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang di lokasi yang berbeda.

“Untuk Fahrul Ulum kami amankan dari TKP Patrang, sedangkan Siti Ulfa kami amankan di rumahnya di Ajung, untuk Fahrul sendiri dalam pengakuannya baru kali ini ditangkap, dan sudah 6 bulan menjadi pengedar, sedangkan untuk Siti, penangkapan ini kedua kalinya,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo melalui Press Conference, Senin (8/7/2019) Sore.

Menurut Kapolres, Fahrul sendiri merupakan jaringan Narkotika jenis sabu antar kota, barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku asal Lumajang ini 1 unit mobil mewah Toyota Camry, 4 paket Sabu dengan berat 5,8 gram, uang tunai 1 juta 50 ribu rupiah, dan dua unit Handphone.

Kapolres Jember juga menambahkan, keterkaitan kedua pelaku saat ini masih kita dalami, karena pelaku Fahrul merupakan pengedar, dan akan kami kembangkan, untuk penyidikan lebih lanjut, sehari-hari tersangka Siti Ulfa merupakan seorang ibu rumah tangga, sedangkan tersangka Fahrul merupakan pegawai swasta, mereka ditangkap dihari yang sama.

“Untuk pelaku dikenakan dengan pasal 114 dan 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara dan denda 1 Miliar Rupiah, dan maksimal 20 tahun penjara dan denda 20 Milyar Rupiah, ” pungkasnya ( Hadi Humas )