Polres Jember News : Mat Dillah (40) warga Dusun Jatian Desa Pondokdalem Semboro, Rabu sore terpaksa digelandang ke Mapolsek Semboro, karena diduga mengedarkan dan menawarkan rokok ilegal tanpa cukai ke beberapa Toko yang ada di desanya. Tersangka kini ditahan Polisi dan bakal menghabiskan waktu lebaran di tahanan.

“Pelaku diamankan jajaran polsek Semboro saat menawarkan barang dagangan rokok tanpa cukai ke beberapa toko, saat itu ada warga yang melaporkan ke anggota kami, setelah dilakukan penangkapan didapati rokok ilegal di jok sepeda motor dan tasnya,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo, SIK, SH, MH, Kamis (24/5/2018).

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas mengembangkan penyidikan dengan mengkeler pelaku ke rumahnya, saat di geledah di kamarnya, polisi menemukan ratusan pres rokok dari berbagai merek.

“Saat anggota kami melakukan penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan 578 pres rokok dengan 10 merek yang berbeda, dari pengakuan sementara pelaku menjalankan bisnis ilegal ini kisaran 3 sampai 4 bulan,” beber Kapolres.

Ketika ditanya sejumlah wartawan, apakah pelaku merupakan sindikat dari pelaku sebelumnya yang sudah lebih dulu ditangkap 5 bulan lalu? Kapolres menjelaskan bahwa hal ini masih didalami dan di koordinasikan dengan pihak bea cukai.

“Kami masih akan mengkoordinasikan dulu dengan pihak bea cukai, apakah pelaku sindikat dan satu jaringan dengan pelaku sebelumnya,” ujar Kapolres.

578 press dari berbagai merek yang berhasil disita dan dijadikan barang bukti dengan rincian merek Robicom 400 pres, Taligung 50 pres, Luxio 35 pres, Marco 32 pres, SMD 24 pres, Inter Premium 13 pres, Grand Premiun 13 pres, ST Premium 6 pres, Ys Pro Mild 8 pres, dam Bold 2 pres.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 54 jo pasal 29 ayat (1) undang – undang No.39 Tahun 2007 tentang perubahan atau UU No 11 tahun 1995 tentang cukai,” pungkas Kapolres.