Polres Jember News : Kurang dari 1 × 24 Jam, 3 Residivis Kambuhan yang diduga menjadi pelaku curanmor jenis pick up berhasil di ringkus Jajaran Kepolisian Resort Jember.

Mereka ditangkap petugas berikut dengan barang bukti hasil kejahatan yang sempat dibawa kabur oleh Pelaku berupa (satu ) unit mobil pickup L300 merk Mitsubishi warna hitam No. Pol. : P- 9121 F di wilayah Kecamatan Tanggul, Jember.

Ketiga pelaku tersebut adalah ML ( 36 Th ), Tukang Bangunan, Warga Desa Pandan Arum Kec. Tempeh, Lumajang. MS ( 45 Th), Warga Dusun. Jatisari Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari dan SS ( 48 Th ), buruh tani, warga yang berdomisili di Dusun Tabon Desa Bades Kec. Pasirian, Lumajang.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, S.I.K, M.H saat menggelar prees conference mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan selang beberapa jam setelah korban Zaenal Ansori warga Desa Biting Kecamatan Arjasa, melaporkan kehilangan mobilnya ke Mapolsek Arjasa.

Peristiwa tindak kriminal itu terjadi pada Rabu (14/11) sekira jam 5 pagi. Pemilik rumah sempat terkejut saat diketahuinya mobil Mitsubishi pick up No.Pol P-9121-F telah raib diambil orang yang tak dikenal.

“Garasinya memang tidak tertutup pagar. Satu jam usai mengetahui adanya pencurian digarasi rumahnya. Korban langsung melaporkan ke Mapolsek Arjasa. Kemudian polisi melakukan penyelidikan atas laporan korban,” ujarnya di Mapolres Jember, Kamis (15/11).

Saat melakukan patroli, polisi berhasil mengendus jejak keberadaan ketiga pelaku yang mengendarai mobil curian di wilayah Kecamatan Tanggul. Tak mau target buruannya menghilang, seketika itu polisi bersama korban memepet mobil curian tersangka.

Dalam proses penangkapan jam 1 siang itu, Salah satu pelaku berinisial ML terpaksa dilumpuhkan petugas karena melawan saat akan ditangkap Polisi. Awalnya, Kata Kapolres, hanya 2 tersangka yakni Ml dan MS yang berhasil diamankan. Sementara, SS bisa melarikan diri, namun tak butuh waktu lama selang beberapa jam kemudian ia berhasil diciduk di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dari penyidikan terungkap, modus yang digunakan para tersangka yaitu dengan cara merusak rumah kunci menggunakan kunci T lantas mendorong mobil dan menyalakan mesin setelah berada sejauh 50 meter kemudian dibawa kabur .

Belakangan diketahui, ketiga tersangka merupakan residivis kambuhan yang bolak balik keluar masuk penjara karena kasus kriminal.

“Ketiganya residivis, bahkan yang namanya ML itu ini sudah yang keempat kali ditangkap Polisi berkaitan dengan curanmor, perampokan. Sedangkan untuk MS ini yang kedua kali dalam kasus perampokan dan ini curanmor. Kemudian, Sutikno sudah ketiga kali atas kasus senjata tajam, perampokan, dan curanmor ini,” terang AKBP Kusworo Wibowo.

Atas perbuatannya, polisi menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 363 tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. ( Red. Humas )