Polres Jember News : Selasa Pagi (08/01/2018, Kepolisian Resort Jembe4 bekerjasama dengan Universitas Jember (Unej) menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dengan mengundang para ulama, para habaib dan kyai se-Kabupaten Jember yang mana dihadiri sekitar 1800 orang.

Demikian disampaikam Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo pada sejumlah media, di Gedung Soetarjo, Selasa 8 Januari 2019. Seminar ini, di inisiasi oleh Kapolres Jember dan diikuti oleh para ulama dan Habaib se-Kabupaten Jember.


“Insyaallah para kyai dan habaib se-Kabupaten Jember berkumpul termasuk dengan Ormas, Rektor, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tujuannya untuk menciptakan suasana pemilu yang aman dan damai,” katanya.Seminar kebangsaan ini mengangkat tema “Revitalisasi Nilai Peradaban Manusia Demi Mewujudkan Pemilu Yang Aman dan Damai Serta NKRI Yang Sejahtera” dengan menghadirkan Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan.

“Pemilu itu tidak bisa aman dan sejuk dengan sendirinya, tentu ada penyebabnya, pertama harus dijaga. Ibaratkan merawat kesehatan. Yang menggangu suasana damai dan sejuk yaitu ketika oknum tokoh agama menjelek-jelekan tokoh politik tertentu sementara yang menjelek-jelekan memiliki simpatisan sehingga suasana panas,” katanya.


Kusworo bersyukur, dapat melaksanakan kegiatan seminar ini dengan dihadiri Habib Novel Bin Salim Bin Jindan dengan seluruh alim ulama dan habaib untuk mewujudkan pemilu yang aman dan damai sehingga Kabupaten Jember khususnya NKRI sejahtera.

Kusworo menjelaskan, targetnya tidak ada lagi tokoh agama atau ulama yang ceramah secara kasar dengan menghina lawan politik dan sebagainya. Sehingga, tercipta suasana damai dan lagi tidak ada berita bohong dan ujaran kebencian dari para setiap alim ulama dan kyai serta habaib.


Masih Kusworo, acara ini sebenarnya bukan acara Polres tapi permintaan daripada alim ulama se-Kabupaten Jember karena permintaan itu kemudian diskusi dan Polres Jember menginisiasi dengan menggandeng alim ulama dan habaib se-Kabupaten Jember. (*)POTRETJEMBER.COM – Hari ini Polres Jember bekerjasama dengan Universitas Jember (Unej) mengadakan Seminar Kebangsaan dengan mengundang para ulama, para habaib dan kyai se-Kabupaten Jember yang mana dihadiri sekitar 1800 orang.
Demikian disampaikam Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo pada sejumlah media, di Gedung Soetarjo, Selasa 8 Januari 2019. Seminar ini, diinisiasi Polres Jember menginisiasi bersama ulama dan Habaib se-Kabupaten Jember.
“Insyaallah para kyai dan habaib se-Kabupaten Jember berkumpul termasuk dengan Ormas, Rektor, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tujuannya untuk menciptakan suasana pemilu yang aman dan damai,” katanya.


Seminar kebangsaan ini mengangkat tema “Revitalisasi Nilai Peradaban Manusia Demi Mewujudkan Pemilu Yang Aman dan Damai Serta NKRI Yang Sejahtera” dengan menghadirkan Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan.
“Pemilu itu tidak bisa aman dan sejuk dengan sendirinya, tentu ada penyebabnya, pertama harus dijaga. Ibaratkan merawat kesehatan. Yang menggangu suasana damai dan sejuk yaitu ketika oknum tokoh agama menjelek-jelekan tokoh politik tertentu sementara yang menjelek-jelekan memiliki simpatisan sehingga suasana panas,” katanya.

Kapolres bersyukur, dapat melaksanakan kegiatan seminar ini dengan dihadiri Habib Novel Bin Salim Bin Jindan dengan seluruh alim ulama dan habaib untuk mewujudkan pemilu yang aman dan damai sehingga Kabupaten Jember khususnya NKRI sejahtera.

Kapolres menjelaskan, targetnya tidak ada lagi tokoh agama atau ulama dakwah secara kasar dengan menghina lawan politik dan sebagainya. Sehingga, tercipta suasana yang sejuk dan damai

Digelarnya acara ini menurutnya bukan acara Polres semata tapi usulan daripada alim ulama se-Kabupaten Jember karena permintaan itu kemudian diskusi dan Polres Jember menginisiasi dengan menggandeng alim ulama dan habaib se-Kabupaten Jember. (Hms)