Polres Jember News : Pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras), Sabu-sabu, dan Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) hasil dari Operasi Pekat Polres Jember. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di alun-alun Jember usai melaksanakan Upacara Gelar Operasi Ketupat Semeru 2018, Rabu, 6/6/2018.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jember dr. Faida MMR, Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH., S.I.K., MH, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf. Arif Munawar, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Jember, Perwakilan dari Pengadilan Negeri Jember, dan Tokoh masyarakat serta perwakilan dari MUI Kabupaten Jember.

Perwakilan MUI Kabupaten Jember Ra. Muis dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH., S.I.K., MH, yang telah menangani dengan serius pemberantasan Miras dan Narkoba oleh jajarannya.

“Atas nama Tokoh Agama dan masyarakat Jember saya sangat apresiasi apa yang telah dilakukan Polres Jember dan Jajarannya, juga kepada Pemkab Jember dalam memberantas Narkoba dan Miras serta melakuan pemusnahan barang bukti Narkoba dan Miras ini,” ujar Ra. Muis perwakilan MUI Kabupaten Jember

Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH., S.I.K., MH menyampaikan, pemusnahan barang bukti kali ini meliputi 5397 botol dan 12 jerigen miras ilegal, 8,35 gram sabu-sabu, dan 10.000 butir pil koplo.

“Untuk pemakai narkotika dan miras ini akan dikenakan pasal tipiring, sedangkan untuk bandar atau produsen akan dikenakan UU psikotropika yang berlaku sesuai dengan barang bukti yang di punyai,” pungkasnya.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat ( 2 ) Sub Pasal 111 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Natkotikan dan Pasal 62 UU RI No.5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman Hukuman 20 tahun penjara atau seumur Hidup dan Hukuman Mati. (nang/red)