Tribratanews Polres Jember : Kondisi memprihatinkan bangunan sekolah  rusak terjadi di SD Jamintoro 3 Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Akibatnya aktifitas kegiatan belajar mengajar para siswa terganggu.

Umur bangunan yang sudah tua diduga menjadi penyebab dinding- dinding  bangunan sekolah mengalami retak. Beberapa diantaranya tampak di pasang kayu penyanggah agar tidak ambruk.

Dilaporkan, proses belajar mengajar di Sekolah ini tetap berjalan. Namun demikian dengan mempertimbangkan situasi yang ada, terlebih saat kondisi hujan dan angin tiba. Para siswa terpaksa belajar secara terpisah. Ada yang di Mushola dan ada juga yang di teras rumah warga.

Melihat kondisi tersebut, Kepolisian Resort Jember merespon cepat dengan  mendirikan 2 (Dua) Unit tenda darurat untuk kegiatan belajar mengajar guru dan siswa sebagai pengganti sementara ruang kelas yang rusak.

Jumat Siang ( 29/11/2019) Dikatakan Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum bermula laporan dari Jajaran Muspika khususnya Kapolsek Sumberbaru.

“ Hal yang penting yang kita antisipasi adalah jangan sampai gedung ambruk menimpa korban. Saat ini sudah Kita bicarakan dengan kepala sekolah untuk mendesain atau menyekat beberapa kelas dari tenda yang kita bangun, Ungkap Kapolres “.

Selain itu, Kapolres Jember juga memberikan dukungan moril dengan membagikan uang saku kepada para siswa agar  tetap semangat belajar.

Saat di konfirmasi, Kepala Sekolah SD 3 Jamintoro Dimyati,S.Pd mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Muspika Dan Kepolisian yang sudah memberikan bantuan tenda darurat ini.

“  Insya Allah anak- anak lebih aman di tenda darurat untuk sementara ini. Kedepan harapannya bangunan sekolah dapat direhab secara permanen,  pungkasnya. “   ( Redaksi. Hadi Poernomo ).