Tribratanews Polres Jember : Pemerintah Kabupaten Jember kembali memfasilitasi santriwan dan santriwati yang akan balik ke Pondok Pesantren. 3 Pilar  Kabupaten Jember, Bupati Jember  Hj Faida, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono,SIK,MSi melakukan pemberangkatan santri asal Jember ke  Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid Probolinggo. Minggu (26/07/2020).

Ratusan Santri tersebut berangkat dari rumah masing-masing, dan berkumpul di titik pemberangkatan yang dipusatkan di  Terminal Arjasa. Sebanyak 792 Santri diberangkatkan memakai 19 bus yang difasilitasi Pemkab Jember . Sebelum berangkat, Santri wajib mengikuti rapid test. Para santri yang hasil tes rapidnya non-reaktif bisa kembali ke pondok. Sementara yang reaktif, harus isolasi mandiri dan menjalani pemeriksaan lanjutan.

50 Personil aparat gabungan TNI Polri, Sat Pol PP juga tampak melakukan pengamanan di sejumlah titik lokasi pemberangkatan. Sebelum berangkat, para santri tersebut melewati sejumlah prosedur protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaaan baru. Sebelum naik bus, mereka juga harus mencuci tangan. Tempat duduk para santri juga berjarak saat berada di dalam bus.

“Santri pergi menuntut ilmu untuk menjadi generasi terbaik. Sudah selayaknya kami dukung mereka,” ujar Bupati Faida.

Bupati Jember menegaskan, upaya Pemkab Jember memberikan sejumlah fasilitas tersebut supaya santri tetap aman. Dia Juga berpesan kepada wali santri agar bersabar sementara tidak melakukan kunjungan. “Supaya santri di sana aman, orang tua tidak keluar masuk pondok,” imbuh Faida.

“ Kepada seluruh masyarakat Jember, Faida menyampaikan ucapan terima kasih atas kekompakan menjaga kondisi tetap aman dari penularan virus Corona”,pungkasnya. ( Humas Arjasa )